A Daisy for a Friend


 
This is to honor Inong of Dapur Bunda, who died of asthma attack on September 1, 2006, –9 days before her 33th birthday. A Super Mom, a perfect mom. A dedicated homemaker. A baker. A painter. A writer. A Poet. A teacher. A friend.
 
I still remember the last baking class I had at her house, where she taught Lapis Legit (1000 Layers Cake). It was last year, before she moved to Singapore. The class was attended by me, Ana and Vita. It didn’t feel like a class, because 4 of us knew each other well. We ate the cake after class, and chatted all afternoon. Talking about girl stuff and everything.
 
Among Indonesian bloggers, Inong was an endless source of inspiration and enthusiasm. So many times I found myself thinking that I could never do what she could do in 24 hour a day. She changed many lives, including mine.
 
So, here is to Inong. May Allah have mercy and return her good deeds million times bigger. I’ll be missing her so much.
 

12 thoughts on “A Daisy for a Friend”

  1. terkejut sgt2 membaca berita ini..patutlah, saya buka blognya pg ni belum diupdate..saya menumpang sedih di atas pemergiannya..semoga rohnya dicucuri rahmat Yang Maha Esa & salam takziah kepada famili beliau. Yang pasti, saya kehilangan 1 rujukan😦

    Kita semua kehilangan satu rujukan😦 ————Riana

  2. I was so shocked and sad to receive this news. I visit her blogs almost everyday. She would be missed not only by her Indonesian friends but also by us in Malaysia. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atasnya dan di tempatkan di kalangan orang-orang yang solehah. Al-Fatihah.

    Amiiin. She had lots of friends who pray for her all the time. May Allah put her in the highest place. Amin. ———–Riana

  3. Sediih banget. Walau baru ketemu sekali, dan selanjutnya cuma lewat chating, kesanku terhadapnya adalah Inong itu tulus dan tidak mendendam.

    Yes, she was ———-Riana

  4. Ri… sampe hari ini pun, aku kadang masih seperti mimpi. Kayaknya aku bakalan sangat… sangat kangen ngobrol ama dia. Hikz!😦

    Sama😦 ————-Riana

  5. Riana…

    Sy kenal Inong pribadi cuma via email tapi saya membaca blognya secara rutin, duh tapi serasa sudah kenal lama… Untuk saya Inong adalah seorang ibu yang penuh cinta kasih kepada buah hatinya. Itu yang membuat saya selalu menangis, membayangkan Zidan dan Syifa yang akan sangat kehilangan their warmest and safest place in this world. My prayers are for them. Juga meskipun Inong sekarang telah berada ditempat yang terbaik, saya yakin kalau ia bisa memilih, ia akan memilih untuk merawat buah hatinya. I don’t know, it seems so not fair, but God knows the best!

    Thanks for your recipes, love it!

    Thanks for the nice words, Ayudi.. ———–Riana

  6. Mbak Riana, baru hari ini lagi aku kebetulan buka blog mbak ini dan bener-bener terkejut saat membaca kalo mbak Inong sudah tiada. jujur aku sama sekali belum mengenal beliau secara pribadi. namun dari blog nya yang rutin aku baca, aku serasa sudah mengenal dekat. ada rasa kehilangan yang sulit dijelaskan. semoga keluarganya, terutama untuk zidan dan syifa diberikan ketabahan dan kekuatan serta penghiburan. doaku untuk mereka dan kita semua yang ditinggalkan. juga untuk mbak Inong, kiranya Tuhan memberikan tempat yang terbaik untuknya. Amien

    Amiiin… ———–Riana

  7. Turut berduka cita. Aku juga sering lihat resep2 beliau di dapurbunda.com..
    Walau belum kenal, tapi rasanya gimana gitu.. Smoga beliau diterima di sisi Tuhan and God will take a good care of her children and family.. Amen

    Amin..

    (kalo bole tau, kenapa ya meninggalnya, mbak Riana? )

    Serangan asma, Dayana. Kalo mau cerita dari umminya Inong, ada di blognya Retma.
    Liputan lainnya tentang berpulangnya Inong ada di blognya Hani. ——–Riana

  8. hari ini, 28 maret 2007. dan aku baru tau empunya dapur bunda sudah tiada. padahal itu salah satu refferensi kitchen’s dummies kaya aku. Sejak agustus tahun lalu menutup kotak surat NCC ku, kepenuhan, tak terbaca.. tapi jadi ketinggalan berita begini.. sedih deh..

  9. InnaliLLAHiii wa innaillaihi roji’uuunn.. Masya ALLAH. kaget bgt saya tau berita ini. telat bgt yah.. tapi Insya ALLAH saya ikut berdoa buat beliau. Aku lumayan sering buka blog nya (maklum, baru mulai masak 5bln ini) suka bgt ama resep kulit risoles nya. Semoga ALLAH berkenan menerima segala amal ibadahnya dan membalasnya beribu kali lipat, dan menempatkan beliau di tempat yg mulia di sisi ALLAH, amiiinn.. – Yana –

    Amiin.. ——–Riana

  10. inalillahi…mba,,,aku ikut sedih,ak sering baca blognya dapur bunda…dan sangat ter inspirasi sekali,,,padahal ak baru baca blog dia itu d tahun 2009,ternyata beliau sudah berpulang saat aku baca2 blognya…maaf belasungkawaku telat mba…

  11. maaf, telat sekali ya saya baru tahunya, innalillahi wa innailaihi rojiun.
    semoga amal beliau diterima Alloh SWT.
    saya suka sekali lihat resep-resepnya, saya tidak pintar memasak, tetapi seneng dengan masakan dan resep yang ada di blog bunda.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s