Dark Secret

Dark Bush
 
Classic.
Dark, moist.
Light, very soft.
A true favorite.
 
Use good quality chocolate for best result. I used Burgundy powdered cocoa (I’m not Tulip‘s sales person!), and it’s just heaven. It smelled wonderful, with wonderful deep-color and heavenly flavor.
 
This recipe has been with me for awhile, one of my most reliable recipes that works everytime. For those of you who are new to baking, I suggest you pay attention to the basic technique of handling egg whites and folding it into batter. Don’t worry, it’s not as difficult as it sounds.
 
Bahasa Indonesia (for English, click here)
Chocolate Chiffon Cake
Original Recipe by Primarasa, Modified by me
 
Bahan:
 
50 g coklat bubuk
175 ml air panas
sejimpit garam
175 g terigu, ayak
350 gula kastor
1/2 sdt soda kue
1 sdt baking powder
85 ml minyak goreng
400 g putih telur [dari lk 10 butir telur @ 70 g (berat dengan kulit)]
10 kuning telur
1 sdt vanili bubuk/extract (optional)
 
Hiasan:
Gula bubuk
 
How-to:

  1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius. Siapkan loyang chiffon diameter 25 cm, perciki bagian dalamnya dg air masak. Larutkan coklat bubuk dan garam dengan air panas, aduk dg pengocok kawat hingga licin & halus, sisihkan.
  2. Campur terigu, 2 sdm gula kastor, soda kue, baking powder, aduk rata. Buat lubang di tengahnya, tuang minyak goreng, kuning telur, larutan coklat, dan vanili. Aduk dengan pengocok kawat hingga licin, sisihkan.
  3. Kocok putih telur dengan mikser kecepatan sedang hingga berbusa, masukkan gula kastor sedikit demi sedikit, kocok sampai putih telur membentuk ujung tumpul waktu mikser diangkat.
  4. Masukkan putih telur dalam 3-4 tahapan ke dalam adonan tepung-telur, aduk lipat (folding) dengan spatula hingga rata.
  5. Tuang adonan ke dalam loyang, banting sedikit 2-3 kali, panggang dalam oven hingga masak (lk 75 menit) atau adonan tidak menempel ketika ditusuk dengan lidi. Angkat kue dari oven, balikkan loyang hingga kue dingin (lk 1 1/2 jam).
  6. Keluarkan kue dari loyang dengan bantuan spatula/pisau panjang. Balikkan kue ke rak kawat, balik sekali lagi ke piring saji sehingga kue dalam posisi berdiri. Hias sesuka hati.

 
Note:

  • Gunakan coklat bubuk berkualitas bagus. Kadang kala kue coklat gak nendang bukan karena jumlah coklatnya kurang, tapi karena kualitas coklatnya kurang baik. Pilih yang wangi dan ‘dalam’ rasanya.
  • Supaya sukses mengocok putih telur, perhatikan jurus-jurus sukses mengocok putih telur di sini:
  • Ketika gula masuk ke putih telur, adonan akan terlihat turun dan agak mencair. Ini wajar. Teruskan mengocok. Jika putih telur benar-benar bersih, pada akhirnya adonan akan kaku seperti adonan krim (soft peak) walaupun agak lama (tergantung kekuatan mikser).
  • Jika ada lebihan kuning telur (sisa dari 400 g putih telur), kuning telur tersebut boleh ditambahkan ke adonan tepung-telur.
  • Hiasan gula bubuk bermotif garis (cara primitif😀 ):
    Gunting kertas kue menjadi strip-strip panjang. Letakkan berbaris di atas kue dengan jarak di antaranya. Ayakkan gula bubuk di atasnya. Angkat kertas kue, akan terbentuk motif garis-garis.

 
Dark Corner
 
English
Chocolate Chiffon Cake
Original Recipe by Primarasa, Modified by me
 
Ingredients:
 
50 g cocoa powder
175 ml hot water
A pinch of salt
175 g flour, sifted
350 caster sugar
1/2 tsp baking soda
1 tsp baking powder
85 ml vegetable oil
400 g egg whites [from +/- 10 eggs @ 70 g (weighed with the shells)]
10 egg yolk
1 tsp vanilla powder/extract (optional)
 
Garnish:
Powdered sugar
 
Instruction:

  1. Preheat oven at 180 degree Celcius. Prepare 25 cm chiffon pan, splash the inner part with water. Dissolve cocoa powder and salt in hot water, whisk until smooth, set aside.
  2. Mix together: flour, 2 Tbsp of caster sugar, baking soda and baking powder, mix well. Make a hole in the center, pour vegetable oil, egg yolks, chocolate mixture and vanilla into the hole. Whisk until smooth, set aside.
  3. Beat egg whites with electric mixer at medium speed until frothy, gradually beat in caster sugar, continue beating until soft peak.
  4. Using spatula, gently fold in egg whites to flour-egg batter until well blended.
  5. Pour the batter into pan, tap the pan 2-3 times to let out any excessive bubles. Bake for about 75 minutes (do the skewer test). Take out from oven, turn the pan upside down and let it cool in this position (about 1 1/2 hour).
  6. Run a long knife along the side of the pan. Turn the cake onto a rack. Run the knife along the bottom of the pan, take off the bottom pan. Turn the cake onto a serving plate or cake board. Garnish as you like.

 
Note:

  • Use good quality chocolate. Sometimes a chocolate cake doesn’t give us that ‘kicking’ sensation not because it needs more chocolate, but because the chocolate is not good enough. Choose the one that has wonderful smell and deep flavor.
  • If you’re new to dealing with egg whites, search the tips on the internet. It could be tricky, but it’s not that difficult.
  • If the 400 g egg whites give you more than 10 yolks, use the extra yolks in the batter anyway. Whisk it into flour-egg batter.

 
Dark, Moist, Soft

45 thoughts on “Dark Secret”

  1. aduh mbak ri,
    gile..mbak talented banget seh, baking jago, moto jago…ngiri bangeeett!!!!
    Pengen neh belajar motonya…mbak pake belajar dikursus moto gak seh..
    Angle nya selalu dapet yah..

  2. wondering sama loyangnya, tulban segiempat ya mbak? lucu bangeet…
    dan itu rekahannya malah menggoda sekali, sllruupp..

    Ratih, itu kan loyang hasil buruan waktu TdT Surabaya tahun lalu. Bukan cuma unik bentuknya, tapi dasar loyangnya juga ada kuncinya. Jadi nyimpennya gak krompyangan🙂
    Syukuuuur aku sempet beli. Soalnya di Jakarta gak ada. ———–Riana

  3. Whew, update juga…:)
    WUih keren mbak fotonya…hehe
    Kalo cakenya belum nyobain sih jadi belum tahu…
    tapi kayaknya endang dech…

    Cakenya enak banget..

  4. halo mbak akhirnya saya bisa juga bikin foto-foto kaya foto diatas. kebetulan kemaren ada promo powershot langsung aja dibeli. tekniknya lumayan gampang ya ada beberapa cara salah satunya pake mode yang ada gambar flowernya😀

    Betuul.. Gambar flower itu namanya mode Macro, yaitu memotret dengan jarak sangat dekat sekali deh😀 have fun dengan kamera barunya ya..

  5. langsung aja jadi giler dgn liat fotonya….belum lagi nyicipin…….,minta resepnya ya mbak……….ini resep gimanapun caranya mesti dipraktekan nggak boleh enggak……🙂

  6. Mba Riana, resep di atas untuk ukuran loyang berapa cm ya? Soalnya aku nggak pernah bikin chiffon dg 10 butir telur (buanyak buanget ya? hehehe…). Terima kasih.

    Julianti, seharusnya menurut resep asli, loyang chiffon bulat diameter 25 cm. Aku pake loyang chiffon kotak ukuran 22×22 dan kepenuhan. Adonan bersisa dan yang di loyang pun cukup meluap walaupun gak sampe tumpah. Jadi idealnya memang pake loyang chiffon bulan diameter 25 cm.
    Hehehe.. 10 butir telur itu sih hasil modifku. Aslinya 6 kuning telur dan 400 gr putih telur (dari 10 telur). Karena sayang kuning telurnya nganggur, aku masukin sisa kuning telurnya ke adonan tepung. Ternyata hasilnya malah moist dan enak🙂 Semoga membantu ya. ———Riana

  7. Mba Riana, aku udah coba resepnya. Hasilnya endang deh. Tapi gulanya aku kurangi sedikit & sebagai gantinya aku kasih rajangan coklat chip. Hhmm, keponakan pada suka. Ma kasih banyak ya atas resepnya😉

  8. hmmm …ini kueh emang dahsyat coklatnya aku pake van houten nendang juga rasa coklatnya… minggu lalu baru bikin …hehehe …..:) mau dong loyang kotakna ….*ngences*

  9. Mba sekilas tuh gambar kaya kepala banteng lho hi..hi.. tanya ya Tepung gulanya itu TG biasa ato hrs yg TG donat, pernah tuh saya hias gini di Browkus, tp besoknya ilang Tgnya, saran dong MBa kalo gimana kalo u/ pesanan yg tdk lgs disajikan hias pake TG ? TQ

    Brokus tuh emang basah ya. Kalo chiffon ini gak tuh. Tapi memang aku gak biasanya hias langsung diambil yang mesen sih, gak pernah nunggu sampe disimpen dulu. Hiasnya menjelang dianter aja ———-Riana

  10. Mba Ri….haiya tanpa liat ukuran loyang saya semlm lgs praktek, saat ruang ke lyg my god kepenuhan begitu cakenya ngembang muncret keluar dan jatuh ke oven dari lobang tengah…hiks…hiks sayang ternyata loyang saya ukuran 20-22… hasilnya sih eunnnak…TQ

  11. waouu, it’s the first time I see your blog, and your chocolate cake looks so moist and light.Just the way I like it. I’ll be back. Salam.

  12. mba.. buatku chiffon itu ‘nightmare’bgt karena kynya kalo di milis byk banget jgn ini-itu nya. tapi liat postingan ini kynya perlu dicoba deh. lyg chiffon ku kecil kynya cuma dia 20 cm, pake seperberapa resep yah?

    Hmm.. setengah resep aja… ———Riana

  13. Mba Riana,
    boleh copy resepnya yah?
    saya fans berat blog ini loh..
    mudah2an ketularan jago bikin kuenya hehe..
    salam,

  14. mbak, klo minyak gorengnya saya ganti pake minyak zaitun enak ga ya??? soalnya aku punya olive oil banyak bener dikasih tanteku…

    Minyak zaitun ada cita rasanya, mungkin akan ngaruh ke rasa coklatnya. Dan minyak zaitun gak boleh dipanasin terlalu panas. Sebaiknya jangan deh, buat campuran salad aja lebih enak dan sehat. Atau kirim ke Pejaten🙂 ———Riana

  15. Ya ampun, rasa coklatnya pasti yummy banget mbak, kesukaanku…bikin ngilerrrrr. Nggak bisa bikin kue, tapi doyan makan dan cicip2. Sayang ndak bisa dicicipin yah. fotonya uoke banget dah, bener2 udah bikin ngiler ibu hamil..hihihi

  16. Mbak Riana… aku fans resep browniesnya Mbak Riana. Asli maut! Aku pengen juga dong nyobain resep yang ini, boleh yaaa?
    Cuma, mau tanya, kok loyangnya dipercik air ya? Aku kan gak punya semprotan air, daripada takut tidak rata, kalau pake kertas roti seperti biasanya saja, bisakah?

    Bisaaa…🙂 ———–Riana

  17. MBak Riana, aku udah coba, dan punya dua pertanyaan:
    1. putih telurnya kok ga bisa sampe kondisi softpeak? jadinya kaku banget kaya karet. Kenapa ya? apakah karena kocokan terlalu cepat (tapi harusnya ga gitu cepat, mengingat aku cuma pake mixer cosmos, yang jauhh banget kehandalannya dibandingin kenwood). Terus waktu dipanggang, kelihatan tinggi menjulang, begitu dikeluarkan oven jadi kempesss banget. apakah akibat kesalahan putih telur tadi?

    kaku banget kok malah kayak karet ya? huahaha… ngeluarinnya kecepetan kayaknya. belum kokoh udah dikeluarin.

    2. kue waktu ditest tusuk gigi kelihatan sudah matang dan tidak menempel lagi. tetapi begitu didinginkan, langsung jadi basah. kenapa ya? aku memang memakai dua buah loyang ukuran 20 x 20. tadinya kupikir mau dipake isi ganache. jadi waktu matangnya cepat sekali, 15 menit sudah jadi. tapi yah begitulah, setelah didinginkan jadi basah lagi. apakah karena waktu panggangnya yang terlalu singkat? aku gak berani lama-lama soalnya takut kekerasan kuenya.

    Iya terlalu singkat. 15 menit gak cukup lah yaaa…. ——–Riana

  18. aduuhhh…. kelihatannya indah dan lezat sekali itu kue. Dan nyoklat bangeedd…
    Saya minta ijin mau nyoba dan posting di blog saya, boleh ya Bu….

    Boleh donk. Terimakasih ya :* —–Riana

  19. Riana, cake ini bisa pake coklat bubuk afrika ga? aku punya coklat afrika tp blm pernah di pake. coklat ini cocoknya untuk apa aja ya? karena warnanya item banget

    Cocok untuk bikin chocolate chips cookies item, hehehe.. lucu kan kayak oreo jadi-jadian.. ———Riana

  20. Salam kenal mbak.Kayaknya enak nih cake-nya.Boleh coba ya mbak…Juga minta ijin aku link blog-nya di blog-ku yach. Mbak Riana gak buka baking class di singapore ? Mau doong ikutaaan…..

    Haduh, kalo gak harus bayar fiskal sih daku udah meluncur ke sana🙂 ———Riana

  21. Mbak aku udah coba.Waduuh cake-nya lembut banget..coklatnya uenaak.tapi mau tanya kalo chiffon cake emang retak ditengah gitu ya mbak ? Abis sayang bgt, pertama ngembang baguuus…lha kok lama-lama retak.Makasih resep enaknya mbak….

    Kalo mau bebas dari keretakan, pasang suhu rendah 140 derajat celcius, panggangnya lamain jadi 90 menit. Mulus deh…. Kalo aku suka retak🙂 ——Riana

  22. mbak rianaa, mw tanya dong.. beginner bgt soalnya.. hehe.. klu chiffon ini bs dijadiin cupcakes ga c? blum pede bkin yg gede2 mbak.. loyang cupcakes aj ga pny.. mw cb pake cup alumunium foil yg bwt mac schotel aj.. hehe.. bs ga y mbak? thx yah mbak bwt jwbannya..

    gak bisa deh, soalnya kan harus diterbalikin sampe dingin ———-Riana

  23. Mbak ri, aku baru aja belajar bikin chiffon. Kemarin aku udah coba bikin cheese chiffon mbak ri, dan berhasil di percobaan pertama. Tapi waktu bikin chiffon cokelat ini, kok udah sampai 3x gagal terus ya? Problemnya, ketika chiffon cake ini udah mateng dan diterbalikin, ga berapa lama dia jatuh sendiri. Yang pertama malah begitu ditumpangin diatas botol, dia langsung ambrol dan ancur total. Yang kedua, begitu dibalikin beberapa menit kemudian dia meluncur pelan2, jadi buru2 aku selametin. Apa karena mercikin airnya terlalu banyak ato gimana ya? Pdhl mercikin airnya jg ga banyak, kurang lebih sama dengan waktu bikin yang cheese chiffon. Thanks ya mbak buat jawabannya..

    Wah, menarik sekali kasusnya🙂
    Kuenya mimpes gak? Mungkin belum kokoh teksturnya? Karena memang lembut sekali. Coba tambah waktu panggang, dan coba kali ini gak diperciki air🙂 ————Riana

  24. Mbak riana, aku mau tanya nih,,
    kalau di air panasnya itu dikasi susu bubuk kurleb 3 sdm bakalan bikin bantet ga ya?
    aku mau coba pake susu nih..
    kata mbak ri, 3 sdm itu uda cukup ato mendingan ga usa aja?
    thx mbakk..

    Kayaknya bisa deh. Cukuplah 3 sdm. Larutkan yang licin ya… ———-Riana

  25. Mbak ri, mau nanya lagi nih.. Bisa gak sih adonan chiffon dipanggang di loyang biasa? Pengennya sih mau dibuat blackforest gitu… Hehehehe… Thx ya mbak..

    Hmm.. bisa tapi jangan tinggi-tinggi. Loyangnya tinggi 4 cm aja, bikin 3 lapis. Nanti cakenya agak turun sedikit, tapi masih ok-lah. ——–Riana

  26. Hi Riana,
    Thanks for this delicious recipe. I try it last week and it was so delicious, fluffy & moist. Totally different from other chiffon cake I make (unsuccessful). I was wonder if I can use this recipe for a vanilla version to suit the taste of my parents, who are vanilla lover. At the same time, I like to kept this cake tall, fluffy & moist? So do you believe if I replace the cocoa powder with the same quantity of flour will give me the same result?

    Thanks & appreciate your advices.

    Stephie

    Hi Stephie,
    Yes, definitely. Or you can use cheese chiffon cake recipe and omit the cheese. —riana

  27. Mba’ Riana….
    thanks banget resepnya. Aku sudah coba bikin choco chiffonmu, lembut banget kuenya. Ini resep kedua yg aku aku coba dari blogmu. thanks banget for being so detail,jadi semangat nyobain resep lain lagi. Besok mau nyobain bikin kue sus dg vla napoleon. thanks. Gbu.

  28. Mbak riana yang baek, aku liat ada comment diatas yang tanya kalo dijadiin cupcakes bisa gak..Emang beneran gak bisa ya mbak??Aku pernah buat, jadinya kempes mbak.. Pengen banget bisa buat cupcakes pake resep sponge ato chiffon gt, biar empuk & lembut…Soalnya aku liat di situs2 gt foto chiffon cupcakes yang bener2 jadi & cakep banget deh..Mohon bimbingannya ya mbak..huehehehheehe…

    kalo gitu kamu tanya sama yang posting foto itu, resepnya gimana, hehehe..
    begini loh Noricha, chiffon itu takdirnya harus diterbalikin begitu keluar oven sampe dingin, supaya dia gak mimpes lagi. Mirip dengan souffle, tapi souffle memang dibiarkan mimpes setelah dingin (foto2 souffle yang menjulang tinggi itu diambil buru-buru ketika baru keluar oven). sementara untuk chiffon ini kita gak rela dia mimpes, itu sebabnya kita cetak dia di loyang berkaki dan punya bagian tengah yang tinggi, gunanya supaya bisa nungging selama nunggu dingin.
    Nah, kalo kamu bisa akalin biar si cupcake bisa nungging, harusnya sih bisa, teorinya. Jadi tempo hari kamu bikin itu mimpes, karena dia gak ditunggingin.
    I’m not sure foto2 yang kamu bilang itu adalah chiffon cupcakes deh, kemungkinan souffle. Kalopun ternyata iya, pasti difoto pas baru keluar oven, atau memang si pembuat berhasil menterbalikkan dia sampai dingin🙂 ——————-Riana

  29. mbak, klu ga pakai baking powder n baking soda bisa ga ya?
    teksturnya msh lembut?
    maklum, aku agak males pk bahan2 kimia gtu,, hehe..
    thx mbak riana..

    Kupikir bakin soda masih boleh dihilangkan deh, tapi baking powder sebaiknya jangan. But kalo kamu bener2 gak mau pake, really worth untuk dicoba gak pake sama sekali. Insya Allah tetep bisa jadi kok dan teksturnya tetep lembut. Baking powder dan baking soda itu untuk membantu menciptakan dan menjaga gelembung2 udara di dalam adonan yang bikin dia naik tinggi ketika dipanggang. ————Riana

  30. i tripped over ur blog….!!! but must say..i’s amazing…wow..actually running out of words!!!

    thank you, you are too kind!🙂 —–Riana

  31. Mba, coklat bubuk yg okeh dg aroma semerbak dan rasa yahud apa ya? Sy cm punya elmer red africa, bendico n bensdrop, apa enakan burgundy or bordeaux? Or delfi or van houten? Or schoko? Binguuuung

  32. Mbaa, akhirnya q bikin jg dark secret pake bensdrop, aiiih enaaaaak, lbh enak dr chiffon cake beli. Tanya nih, klo udah dingin kan chiffon cake emang aga turun ya? Tp selain turun dikit, permukaannya kok jd basah ya? Q coba oven lg pake api atas, tp pas udah dingin tetep aja basah. Apakah sebab? Makasiiiihhh

    1. Alhamdulillah. ..
      Kayaknya kamu kurang lama sedikit manggangnya deh, belum kokoh banget. Dia bukan turun, tapi ngerut dikit aja.
      Permukaan basah berarti panas oven kurang rata sampe ke atas, ruang atas lebih gak panas dibanding ruang bawah oven.

  33. Iya mbak, emang kurang lama manggang deh. Aku kan bikin 1/2 resep, dan dengan lugunya ngoven cm 35 menit (klo 1 resep kan 75mnt) :p. Akan bikin lagi sampe sakseissss. Btw, putih telur yg dikocok pake gula kan (kayaknya) gabisa hardpeak, apa ini bs diterapkan ke smua jenis cake yg butuh kocokan putih telur soft peak? Semacam cupcake misalnya? Or cm khusus bwt chiffon?

    1. Iyaaa, lama pemanggangan tidak otomatis dibagi 2, bisa tetap, bisa 3/4nya.
      Bisa. Selain penambahan gula, penambahan sedikit garam atau air jeruk lemon atau jeruk nipis juga membuat putih telur stabil soft peak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s